Muna Madrah dot Com

a Note of Urban Mommy

Membuat Passpor Anak, Pendaftaran Via ON-LINE

Assalamualaikum Mommies,

Adakah yang sedang berencana jalan-jalan keluarga ke Luar Negeri? Pasti tau kan…salah satu syarat untuk keluar negeri yang paling penting adalah kepemilikan passpor. Kalau kita sampai ke luar negeri tapi tidak ada passpor namanya ilegal, imigran gelap, dan tentu saja melanggar hukum. Setiap orang yang akan ke luar negeri wajib memiliki passpor (juga visa sesuai negara yang dituju)- tak terkecuali anak-anak ya Moms.

Apa sih passpor? Secara singkat,  passpor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara yang berisi data-data seseorang sebagai syarat melakukan perjalanan antar bangsa. Ada beberapa jenis passpor, antara lain passpor diplomatik (passpor hitam- sampulnya warna hitam) bagi para pejabat diplomatik, dan tentu saja dengan passpor ini ada beberapa kemudahan dan kekebalan ditempat bertugas, passpor ini diterbitkan oleh Kementrian Luar Negeri. Ada juga passpor dinas (passpor biru-sampul berwarna biru), diterbitkan juga oleh Kemenlu setelah mendapatkan ijin Sekretariat Negara, biasanya PNS yang mendapat tugas pelatihan di luar negeri atau tugas teknis lainya memakai visa ini.  Passpor hijau -adalah passpor yang dikeluarkan negara bagi WNI yyang akan melakukan perjalanan biasa, tenaga kerja Indonesia juga memakai passpor hijau. Passpor hijau dikeluarkan oleh Ditjen keimigrasian Kementrian Hukum dan HAM.

Oke..itu tadi sekilas mengenai passpor Moms.  sesuai judul diatas “Mambuat Passpor Anak” saya ingin berbagi pengalaman, kemaren baru buatin passpor Kanza (7 bulan), mendaftar melalui online. Kakak Icha sih sudah buat tahun lalu….jaga-jaga siapa tau ada rejeki nomplok dari ngeblog hadiah jalan-jalan ke Disney Hongkong misalnya..*mimpi gratis kan Moms :-)*.

Cara bikin passpor gampang bingits!! Nggak pakai calo, nggak pakai agen! so jangan takut bikin sendiri ya Moms. Baiklah Mommies silahkan menuju ke laman imigrasi, bisa klik disini www.imigrasi.go.id.  Oke sip…banyak sekali informasi ya Moms…silahkan langsung ke pelayanan publik, lihat gambar di bawah.

Untitled

pilih Layanan Publik, lalu pilih layanan Passpor Online

Selanjutnya mommies akan mendapatkan tampilan seperti gambar di bawah ini :

paspor onlen

Silahkan pilih kotak yang tengah, Pra Permohonan Personal, klik langsung ya Moms….setelah itu mommies akan dipandu untuk pengisian, semua dalam bahasa Indonesia, kalau sudah diisi pada tiap tahapan, mommies akan mendapatkan email verifikasi permohonan pembuatan passpor. Tampilan dari seluruh tahapan seperti gambar di bawah ini:

data diri

Oh iya moms…sebaiknya di pengisian nama, sekalian pakai 3 suku kata, misalnya MUNA YASTUTI MADRAH, soalnya kalau Umroh atau haji passpornya harus pakai 3 suku kata. Kalau namanya cuma satu atau dua suku kata misalnya ABDUL, tambahkan saja nama bapaknya dan kakenya dibelakang nama, jadi ABDUL ABDULLAH AHMAD -misalnya- , tapi anak zaman sekarang mah namanya sudah panjang panjang ya nggak sih?

Setelah mendapatkan email verifikasi, mommies dapat melakukan pembayaran, tunjukkan saja attachment yang ada pada email tersebut, ada bar-code yang harus dimasukkan oleh petugas bank. Sementara sepertinya hanya bisa dilayani di teller, tidak bisa pakai mobile banking atau ATM. so…repot dikit ke Bank BNI 46 nggak papa kan (hanya bisa di BNI 46), Mommies akan mendapatkan bukti yang memuat kode jurnal bank.

Oke lanjut ya…setelah melakukan pembayaran, mommies silahkan kembali ke email konfirmasi yang dikirim oleh imigrasi, lalu klik link yang diberikan, lihat gambar dibawah moms. Masukkan kode jurnal bank, dan kode captcha yang tampil disitu, maka mommies akan sampai pada menu pemilihan tanggal kedatangan ke KANIM (Kantor Imigrasi yang mommies pilih), lalu mommies akan menerima email konfirmasi tanggal kedatangan untuk pengecekan dokumen dan berfoto.

Untitled1

Sebetulnya tidak ada yang beda dalam pembuatan passpor bagi orang dewasa dan anak-anak, hanya saja syaratnya sedikit lebih banyak.  Nah di tanggal mommies datang ke KANIM, jangan lupa bawa seluruh dokumen ASLI ini ya :

1. Akte Kelahiran Anak

2 Kartu Keluarga

3. KTP Ayah dan Ibu

4. Buku Nikah

5. Passpor Ayah / Ibu ( yang masih berlaku)

6. Permohonan pembuatan paspor anak, ditandatangani ayah/ibu diatas materai (form templet bisa dibeli di koprasi KANIM)

7. Jangan lupa bawa anak yang akan dibuatin passpor ya…..jangan sampai mommy- nya yang semangat anak lupa diajak :-), padahal yang mau difoto kan anak.

Masing-masing disiapkan copynya satu lembar, dikertas A4, KTP ayah dan ibu foto copy bolak balik dan berjejer dalam satu lembar.

Di kantor KANIM, mommies mengambil nomor antrian, pengecekan berkas, dan antri foto…kalau balita/ bayi /ibu hamil dan Lansia akan mendapatkan kode nomer antrian “C” antrianya sedikit, nggak terlalu  lama :-), asyik kan…! Setelah foto, passpor dapat diambil dalam waktu 3 hari kerja. Kalau di Jakarta sih konon sedang uji coba sehari jadi….semoga segera menyusul juga di daerah lain.

oke Moms….itu tadi pengalaman saya membuatkan Kanza passpor, sambil berdoa, semoga passpornya segera bisa diisi stempel. Amin.

 

Previous

Keliling The Little Holland di Semarang, Berakhir di Kedai Pak Sabar

Next

BERPIKIRLAH OUT of The TRUCK’s BOX

6 Comments

  1. Gampang dan cepet ya mbaa, yang lama mungkin proses memfoto si anak, apalagi kalo dio depan orang yang tak dikenal. temenku pernah cerita pas bikinin anake paspor hehehe

  2. wuuiiihhh kayanya kanza mo jalan2 nih.. tante diajakin ya sayang 😉

  3. Nai udah punya, tinggal alde niiih belum, malas ngantrinya hihihi

Leave a Reply

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén& Modified by Miss Fenny